SKRIPSI


Manusia memang tak sekuat gajah yang mampu mencabut atau mengangkat sebatang pohon besar. Manusia tak mampu berlari secepat cheetah atau berenang seperti ikan. Manusia pun tak bisa terbang seperti burung. Akan tetapi, manusia dikaruniai akal oleh Sang Pencipta, sesuatu yang tak diberikanNya kepada makhluk lainnya, baik hewan maupun tumbuh-tumbuhan. Dengan menggunakan akal itulah, manusia memiliki banyak kelebihan dibandingkan makhluk lainnya. Manusia membuat alat yang dapat memindahkan barang yang bebannya melebihi beratnya pohon yang diangkat seekor gajah. Manusia membuat mobil yang mampu menempuh jarak bermil-mil dengan kecepatan tinggi melebihi kecepatan cheetah berlari. Manusia dengan kapal ciptaannya dapat menyeberangi samudra luas, bahkan menyelam ke dasar lautan menggunakan kapal selam. Manusia juga telah menginjakkan kaki ke bulan meski tak memiliki sayap.

Dalam hidupnya, manusia tidak pernah lepas dari tantangan atau kesulitan yang mendorongnya terus berpikir menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapinya. Usaha tersebut menjadi pengalaman sekaligus pengetahuan bagi manusia tentang cara mengatasi persoalan yang menimpanya. Proses berpikir untuk menemukan solusi tersebut mendorong dilakukannya berbagai penelitian yang dilakukan melalui tahapan-tahapan atau prosedural yang dilakukan secara sistematis, disebut dengan metode ilmiah.

Pelaksanaan penelitian harus mengikuti prosedur atau standar ilmiah, tidak boleh dilakukan asal-asalan. Blaxter,et al (2001) menjelaskan bahwa penelitian harus dilakukan dengan cara yang terencana, hati-hati, sistematis, dan dapat diandalkan untuk menemukan atau memperdalam pemahaman.  Apabila penelitian dilaksanakan sesuai kaidah ilmiah, maka report yang dihasilkan dapat menjadi referensi penelitian berikutnya. Jika tidak sesuai kaidah ilmiah, hasilnya akan diragukan bahkan tidak diakui.

Setiap orang beraktivitas pasti memiliki tujuan, begitu juga melakukan penelitian. Apabila tujuan penelitian tidak jelas, terlebih jika hasil penelitian tidak memberikan manfaat maka penelitian yang dilakukan dianggap tidak bernilai. Penelitian akan bernilai jika hasilnya dapat menjadi informasi, pengetahuan, referensi yang bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan, memberikan manfaat bagi kehidupan umat manusia, paling tidak menjawab permasalahan penelitian.

Salah satu tugas akhir bagi mahasiswa S1 yang ingin menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar sarjana adalah melakukan penelitian yang  disebut dengan skripsi. Skripsi adalah karya ilmiah yang membahas suatu permasalahan atau fenomena dalam bidang ilmu tertentu, ditulis melalui serangkaian kegiatan sesuai metode ilmiah. Tujuan skripsi adalah agar mahasiswa mampu berpikir ilmiah, merencanakan dan melaksanakan penelitian ilmiah sesuai disiplin ilmunya. Skripsi merupakan ajang latihan bagi mahasiswa untuk melakukan penelitian secara obyektif. Para mahasiswa S1 sangat membutuhkan bimbingan dosen agar tidak keliru yang menyebabkan skripsi mereka tidak bernilai.. Mahasiswa yang mampu menulis skripsi dianggap mampu memadukan pengetahuan dan ketrampilannya dalam memahami, menganalisis, menggambarkan dan menjelaskan masalah yang diteliti dengan bidang keilmuan yang dipelajarinya.

Mari diskusi

Posting Komentar