4 Tugas Utama Guru


Profesi guru tak sekadar menyampaikan materi pelajaran semata. Guru memiliki tanggung jawab besar memberikan pencerahan pemikiran dan juga memberikan keteladanan tingkah laku/moralitas. Guru yang mengajar dilandasi rasa ikhlas dan dedikasi untuk membangun negeri akan menjalankan kewajibannya untuk mencerdaskan anak bangsa penuh ketulusan. Inilah keutamaan profesi guru yang membedakannya dari profesi lainnya.

Ada 4 tugas guru yang utama, yaitu:

1.   Membekali siswa ilmu bermanfaat

Guru wajib mengajarkan ilmu-ilmu pengetahuan dan teknologi yang akan berguna bagi para siswanya menghadapi tantangan zaman. Dengan penguasaan iptek, siswa akan survive menghadapi persaingan global yang kian kompetitif. Selain itu, dengan penguasaan teknologi, siswa diharapkan mampu berkarya nyata menciptakan penemuan-penemuan baru yang meningkatkan taraf hidupnya serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

2.  Mendidik siswa tentang nilai-nilai kebenaran

  Guru hendaknya mengajarkan para siswanya tentang kebenaran sehingga para murid tidak sekadar menguasai ilmu pengetahuan tetapi memahami bahwa pada dasarnya ilmu pengetahuan menuntun manusia menuju kebenaran yang bersumber dari Allah Swt. Praktiknya guru menanamkan nilai-nilai kebenaran misalnya menekankan pentingnya kejujuran saat ujian kepada siswa walaupun mereka meraih nilai yang tinggi tetapi proses mendapatkannya melalui perbuatan yang tidak jujur seperti mencontek atau membuat catatan kecil yang dibuka pada saat guru lengah, maka perbuatan seperti itu merupakan perilaku tidak terpuji dan hasil yang diperolehnya tidaklah bernilai.

Dengan mengajarkan kebenaran pada siswa sejak dini, maka di masa mendatang akan tumbuh generasi cemerlang yang cerdas; menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dan selalu bersikap dan bertindak yang sejalan dengan nilai-nilai kebenaran.

3.  Membentuk karakter siswa yang berani dan bertanggung jawab

Penting bagi para guru membentuk karakter bertanggung jawab pada diri siswa sejak dini. Dengan menanamkan pemahaman bahwa segala perbuatan memiliki konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan akan memunculkan kesadaran siswa agar tidak berperilaku melanggar peraturan karena jika melawan aturan maka tidak akan dapat bersembunyi dari tanggung jawab sosial, lari dari tuntutan hukum di dunia maupun dihadapan Tuhan atas semua perbuatannya.

Membentuk karakter berani dan bertanggung jawab dapat dimulai dengan memberikan amanah dalam lingkup kecil di kelas, misalnya saja memberikan kepercayaan kepada salah satu siswa untuk berani memimpin kelas (ketua kelas), memberikan kepercayaan kepada sekelompok siswa untuk bertanggung jawab atas kebersihan kelas pada hari-hari tertentu sesuai dengan jadual kebersihan yang telah mereka tentukan sendiri. Siswa diajarkan untuk berani menyatakan pendapatnya dan berani mempertanggungjawabkan ucapannya pula.

4.  Membina sikap mental dan mengasah jiwa leadership siswa agar siap menjadi pemimpin masa depan

Generasi muda adalah generasi penerus yang menentukan kokoh atau runtuhnya negeri ini. Di tangan generasi peneruslah Indonesia akan tetap tegak berdiri di tengah bangsa-bangsa di dunia sebagai bangsa yang besar. Oleh sebab itu, guru harus bersikap tegas dalam rangka membina sikap mental. Guru juga mencontohkan perilaku-perilaku yang mencerminkan jiwa leadership agar peserta didik memiliki kesadaran untuk melakukannya dalam kehidupan mereka sehari-hari.


Mari Diskusi 😊

 

Posting Komentar