Guruku, Orang-orang hebat

  



Orang besar bukanlah orang yang bertubuh besar. Orang besar adalah orang hebat. Orang hebat adalah orang yang bermanfaat bagi kemanusiaan dan lingkungan. Orang hebat adalah orang yang membawa perubahan positif bagi masyarakat dan kehidupan makhluk lainnya di manapun dia berada. Orang besar adalah orang yang memiliki ide dan kreativitas untuk membawa perubahan kehidupan menjadi lebih baik. Bisa jadi orang tersebut adalah sosok yang berpangkat, orang kaya dan orang yang berilmu. Namun, tidak serta merta orang yang berpangkat, kaya raya dan berilmu dapat dikategorikan sebagai orang besar. Orang yang tidak bermanfaat bagi orang lain kecuali bagi dirinya sendiri, meskipun berpangkat, berharta dan berilmu tidaklah termasuk orang besar. Begitupun orang yang terlihat berguna bagi orang lain namun di dalam hatinya tidak pernah berniat membantu orang lain, tidaklah termasuk orang besar.

Selain kedua orang tua, Saya telah berjumpa banyak orang hebat. Di antara banyak orang hebat yang Saya temui, ada dua sosok yang meninggalkan kesan yang sangat mendalam di hati Saya, yakni Pak Afghon dan Pak Lim. Pengalaman bergabung dengan mereka cukup lama, yakni tahun 2001 s.d 2008. Sungguh banyak pengetahuan yang Saya peroleh dari keduanya. Dari mereka, Saya banyak belajar tentang niat bekerja, cara bekerja, kedisiplinan, mewujudkan target kerja personal maupun tim kerja. Beliau berdua menginspirasi Saya memiliki mental kerja yang kuat, dan bersemangat untuk terus maju mengembangkan potensi diri. 

Pak Afghon, adalah sosok yang sangat sabar. Betul-betul sabar. Kesabarannya bukan hanya sekadar tutur kata yang lembut, tapi diwujudkan dalam bentuk perilaku. Selama berinteraksi dengan Beliau, tidak pernah sekalipun Saya melihatnya marah tanpa alasan yang jelas. Jikalau mengingatkan karyawan yang keliru, Saya kira itu wajar saja. Kesabaran Beliau mendidik Saya sungguh luar biasa. Beliau berkenan mengajari Saya mengetik surat bisnis sesuai kaidah. Beliau juga tidak berkeberatan menjadi teman berlatih speaking English dan diskusi keagamaan. Asyiknya lagi, Beliau mau saja diajak jalan-jalan di luar jam kerja: ke toko buku atau menghadiri pengajian. Beliau kadang membagi  pengalamannya semasa menjabat Direktur Utama PT Varia Usaha, anak perusahaan Semen Gresik. Dari cerita itulah Saya belajar cara bekerja di perusahaan besar, baik yang bersifat administratif maupun manajerial. Beliau juga menginspirasi Saya menulis buku dengan memberikan karya autobiografinya. Sebuah buku berisi tulisan tentang perjalanan hidup Beliau dari Zero hingga menjadi pengusaha besar. Di Mata Saya, Pak Afghon seperti sosok Bapak yang mendidik anak dengan tegas. Beliau memimpin sekaligus mengajarkan banyak hal. Profesional dan humanis. 

Pak Afghon tipikal pemimpin yang tidak hanya bisa menyuruh. Beliau seorang pemimpin yang mampu menginisiasi, mengonsep, mengeksekusi dan mengevaluasi program yang dibuatnya. Pimpinan Saya ini juga jago berbahasa Inggris, lidahnya fasih berbahasa Arab. Segudang aktivitas kerja, tidak membuat Pak Afghon lupa lingkungan. Beliau memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi. Tidak segan memberikan donasi kepada orang yang membutuhkan, termasuk kepada Saya he he he. Di tengah  kesibukannya, Pak Afghon masih menyempatan aktif bergabung di ormas Muhammadiyah. Beliau pernah menjadi Ketua Majelis Pendidikan Dasar & Menengah Muhamadiyah Kabupaten Gresik (1995-2000), Wakil Ketua Majelis Ekonomi PWM Jawa Timur (2000-2005), Bendahara ICMI Orwil Jawa Timur (2000-2005). Beliau pernah juga menjabat Komisaris Utama PT BPR Syariah Amanah Sejahtera. Beliau juga  seorang akademisi. Beliau pernah menjabat sebagai Pembantu Rektor II Universitas Muhammadiyah Gresik (1994-1997).

Pak Lim tidak kalah hebatnya. Walaupun tidak memiliki gelar akademis seperti Pak Afghon, namun pengalaman Beliau mengelola perusahaan sangat luar bisa. Beliau merintis dari Nol, hingga akhirnya memiliki banyak armada. Nasehat-nasehat Beliau menambah wawasan Saya tentang hidup yang takkan ditemukan dalam buku pelajaran karya siapapun. Pak Lim,  merupakan sosok yang tegas penuh welas asih. hatinya mudah sekali tersentuh. Saya selalu teringat saat Beliau berkenan menemani Saya membeli Tiger, sepeda motor perusahaan yang selanjutnya menjadi tunggangan Saya bekerja. Beliau juga pemimpin yang dermawan seperti Pak Afghon. Setiap siang Beliau selalu mengajak anak buah makan siang dari uang pribadinya😊. Beliau juga sering memotivasi anak buah menjadi bersemangat untuk maju dengan gayanya. Sangat membekas diingatan Saya ketika Pak Lim memberikan pengalaman kepada Saya menyetir mobil dari Banjarmasin sampai ke Pelaihari. Itu sangat berarti karena menambah kepercayaan diri Saya mengemudi mobil.



Bagi Saya, Pak Afghon dan Pak Lim adalah guru. Mereka berdua adalah pemimpin yang hebat. Profesional dalam memimpin, tegas dalam bersikap dan membuat keputusan namun berhati lembut, dan peduli kepada anak buah. Saya sangat senang dan bangga belajar kepada mereka berdua. Pak Afghon dan Pak Lim memberi Saya kesempatan mengembangkan potensi diri sambil bekerja. 

Banyak cerita yang sebenarnya masih ingin Saya tulis, tapi Saya sudah tidak kuat lagi menahan ngantuk 😊. Semoga Pak Afghon (alm) mendapatkan rahmat dan ampunan Allah Swt, aamiin ya Rabbalalamin, dan semoga Pak Lim diberikan usia yang panjang dan kesehatan, aamiin.

 

2 komentar

  1. Josss Mr.IP ... i do like this content
  2. Thanks Pak Angga