Online Grammar Checkers and Their Use of EFL Writing

 


Menulis merupakan skill yang sangat menantang untuk dikuasai. Untuk dapat menguasai keterampilan ini, seseorang harus memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas, kemampuan untuk memunculkan ide-ide dan mengekspresikannya dalam naskah yang jelas, menguasai kosa kata yang banyak dan kemampuan untuk memilih diksi yang tepat untuk mengungkapkan pikiran. Selain itu, pengetahuan tata bahasa yang baik juga tidak kalah pentingnya. Kecakapan seorang penulis dalam aspek-aspek tersebut akan tercermin dalam proses penulisan karyanya.

Menulis dengan tata bahasa yang benar sangat penting bagi pembaca untuk memahami pesan penulis agar tercipta komunikasi yang jelas antara penulis dan pembaca. Menulis dengan tata bahasa yang benar itu tidak mudah, apalagi menulis dalam bahasa asing, bahasa Inggris misalnya.

Tata bahasa berkaitan dengan struktur dan bentuk kata dan susunan kalimat; oleh karena itu sangat penting dalam menulis (Gain et al., 2019). Tata bahasa Inggris yang keliru memungkinkan terjadinya kesalahpahaman. Dengan demikian, tata bahasa menjadi bagian penting dari proses menulis. Memang tidak mudah, bahkan kerumitannya bisa membuat penulis frustasi karena merasa kesulitan. Namun, ini merupakan tantangan bagi siapa saja yang ingin membuat tulisan yang baik dan benar.

 Guru bahasa Inggris bertanggung jawab membimbing siswanya agar memiliki keterampilan menulis bahasa Inggris yang baik. Kemajuan siswa harus terus dipantau untuk melihat peningkatan yang signifikan dari waktu ke waktu. Salah satu cara guru yang dapat membantu siswa meningkatkan keterampilan menulis adalah dengan memberikan umpan balik korektif pada tulisan siswa.

Melalui umpan balik korektif, siswa akan mengetahui kekeliruannya dan akan langsung memperbaikinya.  Cara ini efektif meningkatkan pengetahuan siswa karena guru langsung menunjukkan kesalahan dan membimbing cara memperbaikinya. Farjadnasab &Khodashenaz (2017 dalam penelitiannya mengungkapkan bahwa umpan balik korektif dapat membantu meningkatkan tulisan siswa. 

Pada praktiknya, jika tulisan siswa sudah benar, maka guru tidak perlu repot mengecek untuk menemukan kesalahan tulisan mereka. Guru dapat menggunakan waktunya lebih optimal dalam memberikan koreksi dan umpan balik terhadap tulisan siswa. Masalah muncul ketika guru harus mengoreksi 20-40 siswa dalam waktu singkat. Keterbatasan waktu untuk membaca dan memberikan umpan balik mengakibatkan guru tidak maksimal menilai pekerjaan siswa. Energi guru akhirnya terkuras sehingga memungkinkan guru mengabaikan kewajiban lain seperti mengajar. Dengan kondisi tersebut, penggunaan alat untuk mempercepat dan menyederhanakan verifikasi tata bahasa menjadi alternatif.

Penggunaan Online Grammar Checkers (pemeriksa tata bahasa online) disebut sebagai jawaban dari masalah ini. Penggunaan Online Grammar Checkers tampaknya merupakan suatu keharusan di era modern. Teknologi ini semakin populer di kalangan akademisi dan peneliti. Terlebih lagi,tawaran fitur-fiturnya sangat membantu penulisan. ini dapat mengidentifikasi kesalahan tata bahasa, kesalahan ketik, tanda baca yang salah, masalah struktur kalimat, dan bahkan memperbaikinya. Teknologi ini menarik perhatian praktisi dan peneliti. Banyak penelitian telah dilakukan untuk menyelidiki penggunaan pemeriksa tata bahasa online untuk mengedit penulisan (Ghufron &Rosyida, 2018).

Artikel ini memberikan penjelasan tentang Online Grammar Checkers yang merupakan pemeriksa tata bahasa online dan cara menggunakannya bagi pelajar EFL. Selain itu, artikel ini juga memberikan gambaran singkat tentang beberapa alat pengecekan tata bahasa online termasuk Grammarly, ProWritingAid, Ginger, dan Grammar Check.




Posting Komentar